Sistem Kartu ABN AMRO
Oleh Lim Siau Hun
26 Juni 2008
Kurang dari seminggu datang kartu, tetapi kartu jenis gold. Saya menelpon ABN AMRO dan menyatakan tidak mau karena kartu gold tidak bebas iuran sehingga kartu tidak saya aktifkan. Kemudian saya ditelepon ABN AMRO sekitar 4 kali pada hari yang berbeda-beda yang menanyakan apakah kartu sudah saya terima dan meminta agar mengaktifkan. Namun saya jelaskan tidak mau karena kartu gold.
Tanggal 23 Februari 2008 saya ditelepon oleh ABN AMRO yang mengatakan pada hari itu akan datang kurir yang akan mengambil kartu gold lengkap dengan amplopnya untuk diproses menjadi kartu jenis platinum. Kurir datang dna kartu diambil.
Pada 27 Februari 2008 ada telepon dari ABN AMRO yang mengatakan kartu kredit gold atas nama saya dipakai untuk belanja dan penarikan tunai. Saya jelaskan tidak dipakai dan kartu sudah dikembalikan utnuk diproses menjadi platinum. Tiba-tiba pada 8 Maret 2008, datang tagihan ke rumah saya sebesar Rp 15.203.565 atas pemakaian kartu kredit ABN AMRO.
Kemudian saya menelepon ke Phone Banking ABN AMRO untuk mengajukan komplain, tetapi malah menyalahkan saya dan tidak memberikan penyelesaian apa apa. Pada tanggal 13 Maret 2008 saya telepon Phone Banking lagi untuk menanyakan hasil investigasi dan dijelaskan bahwa sudah ditutup dengan hasil saya yang harus membayar tagihan tersebut.
Saya sangat keberatan dengan cara kerja ABN AMRO yang seenaknya menutup kasus dan menyalahkan saya. Seharusnya ABN AMRO menyelidiki pihak internalnya sendiri dan mengumpulkan bukti bukti.
Tanggapan
Oleh banteng 15 Agustus 2008
kalo sempat datang ke kantor ABN AMRO , jangan via telpon lagi.


